Rabu, 26 Desember 2012
di
00.57
|
Update blog today
Hari ini tanggal 26 Desember 2012 hari dimana Buku tahunan SMAN 1 Yogyakarta sudah di tangan saya, semua yang ada dalam buku itu benar-benar mengingatkan tentang sebuah kisah yang melantun indah disetiap sudut di Teladan.
Banyak kisah terukir disini, bahkan gedung tua yang berlantai tiga itu sudah aku anggap sebagai rumah sendiri, sungguh selama aku bersekolah belum pernah merasakan sekolah yang senyaman ini dari SD dan SMP. Selama SD dan SMP sekolah bagiku adalah berangkat belajar lalu pulang, kalo mau main palingan cuman ke rumah temen atau futsal bentar tapi sungguh Teladan menyuguhkan atmosfer yang berbeda.
Sebuah atmosfer berbeda di Teladan
Sekolah ini benar-benar tidak hanya mencekoki murid-muridnya dengan materi dan teori pelajaran belaka, namun tempat ini memberikan pelajaran tentang bagaimana kita mempelajari hidup, bagaimana menjadi seorang pemimpin dan yang paling penting adalah bagaimana menjadi diri mu sendiri.
Disinilah aku mengenal sebuah organisasi, tidak cukup mungkin jika hanya disebut dengan organisasi bahkan bisa disebut dengan keluarga. Disinilah kami belajar bagaimana berorganisasi dengan baik bagaimana cara membangun relasi, bagaimana saling memahami satu sama lain, sungguh semua itu tidak kita dapatkan jika hanya duduk di bangku kelas lalu pulang....
Karena adanya rasa kekeluargaan itulah yang membuat setiap organisasi semakin solid dan bisa semakin berprestasi pada lomba-lomba. Karena komitmen mereka terhadap organisasi mereka, karena mereka tidak mau menyakiti sesama anggota dari keluarga mereka maka setiap kepercayaan harus dibayar dengan tuntas, karena komitmen mereka juga mereka rela harus pulang malam untuk menyelesaikan amanah yang telah diberikan, karena itulah sekolah ini tidak pernah sepi walau sampai malam tiba.
Sekolah yang tidak pernah sepi
Hal ini juga yang sempat membuat setiap siswa baru bingung, kenapa sekolah ini tidak pernah sepi walau sampai malam hari??
Ya inilah bukti dari atmosfer lain yang ada di teladan, setiap siswanya merasa nyaman karena mereka dilingkupi oleh hangatnya rasa kekeluargaan, bukan hanya rasa saing bersaing, saling berkompetisi dalam mengejar rangking, saling menjatuhkan untuk mendapatkan nilai yang terbaik.
Masih banyak lagi kisah yang belum diceritakan yang ada di penjuru Teladan, posting selanjutnya akan dilanjutkan.
Akan kukisah kan pada kalian semua. Hingga kalian tau bahwa tiga tahun bukanlah waktu yang singkat. Bahwa euphoria kelas satu akan berbeda dengan apa yang terjadi saat kalian kelas tiga. Dan juga ,bahwa "selamat datang" selalu berbeda dengan "sampai jumpa" -YB quote-
Hari ini tanggal 26 Desember 2012 hari dimana Buku tahunan SMAN 1 Yogyakarta sudah di tangan saya, semua yang ada dalam buku itu benar-benar mengingatkan tentang sebuah kisah yang melantun indah disetiap sudut di Teladan.
Banyak kisah terukir disini, bahkan gedung tua yang berlantai tiga itu sudah aku anggap sebagai rumah sendiri, sungguh selama aku bersekolah belum pernah merasakan sekolah yang senyaman ini dari SD dan SMP. Selama SD dan SMP sekolah bagiku adalah berangkat belajar lalu pulang, kalo mau main palingan cuman ke rumah temen atau futsal bentar tapi sungguh Teladan menyuguhkan atmosfer yang berbeda.
Sebuah atmosfer berbeda di Teladan
Sekolah ini benar-benar tidak hanya mencekoki murid-muridnya dengan materi dan teori pelajaran belaka, namun tempat ini memberikan pelajaran tentang bagaimana kita mempelajari hidup, bagaimana menjadi seorang pemimpin dan yang paling penting adalah bagaimana menjadi diri mu sendiri.
Disinilah aku mengenal sebuah organisasi, tidak cukup mungkin jika hanya disebut dengan organisasi bahkan bisa disebut dengan keluarga. Disinilah kami belajar bagaimana berorganisasi dengan baik bagaimana cara membangun relasi, bagaimana saling memahami satu sama lain, sungguh semua itu tidak kita dapatkan jika hanya duduk di bangku kelas lalu pulang....
Karena adanya rasa kekeluargaan itulah yang membuat setiap organisasi semakin solid dan bisa semakin berprestasi pada lomba-lomba. Karena komitmen mereka terhadap organisasi mereka, karena mereka tidak mau menyakiti sesama anggota dari keluarga mereka maka setiap kepercayaan harus dibayar dengan tuntas, karena komitmen mereka juga mereka rela harus pulang malam untuk menyelesaikan amanah yang telah diberikan, karena itulah sekolah ini tidak pernah sepi walau sampai malam tiba.
Sekolah yang tidak pernah sepi
Hal ini juga yang sempat membuat setiap siswa baru bingung, kenapa sekolah ini tidak pernah sepi walau sampai malam hari??
Ya inilah bukti dari atmosfer lain yang ada di teladan, setiap siswanya merasa nyaman karena mereka dilingkupi oleh hangatnya rasa kekeluargaan, bukan hanya rasa saing bersaing, saling berkompetisi dalam mengejar rangking, saling menjatuhkan untuk mendapatkan nilai yang terbaik.
Masih banyak lagi kisah yang belum diceritakan yang ada di penjuru Teladan, posting selanjutnya akan dilanjutkan.
Akan kukisah kan pada kalian semua. Hingga kalian tau bahwa tiga tahun bukanlah waktu yang singkat. Bahwa euphoria kelas satu akan berbeda dengan apa yang terjadi saat kalian kelas tiga. Dan juga ,bahwa "selamat datang" selalu berbeda dengan "sampai jumpa" -YB quote-
Diposting oleh
Nurrahmat Pradeska

0 komentar:
Posting Komentar